Daftar Ke KPU, Ferry: Ini Bentuk Keseriusan ADRC Dalam Mendirikan Sebuah Lembaga

111
Rilis hasil survei ADRC dihadapan media pada akhir Januri lalu | Foto: arsip

Jambi, Fakta.co – Langkah Aksara Data Research Center (ADRC) untuk menjadi sebuah lembaga survei yang kredibel dan terpercaya sekaligus membawa nama Jambi di kancah nasional sepertinya tidak bisa dipandang sebelah mata.

Hal ini dibuktikan dengan setelah resminya ADRC bergabung dengan Asosiasi Lembaga Survei dan Hitung Cepat Indonesia (ALSHCI), mengutus anggotanya untuk ikut pelatihan survei dan quick count berskala nasional, kini lembaga survei keluaran asli Jambi tersebut memantapkan langkah dengan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi pada Jumat (20/3) pagi dan disambut langsung oleh Komisioner KPU Provinsi Jambi, M.Sanusi, S.Ag, MH

Dikatakan Sekretaris Yayaysan ADRC, Ferry Prayitno, hal tersebut dilakukan ADRC selain untuk memenuhi syarat mutlak sesuai dengan peraturan pemilu yang ditetapkan kepada lembaga survei yang akan melakukan survei pilkada, juga sekaligus untuk membuktikan kepada publik bahwa lembaga tempat Ia bernaung tersebut adalah lembaga survei yang kredibel, independen dan terperceya.

“Jadi selain sebagai syarat mutlak, ini juga merupakan bukti bahwa kita (Lembaga Survei ADRC, -red) serius dalam membangun sebuah lembaga. Kita tentunya tidak ingin di cap sebagai lembaga survei musiman apalagi lembaga survei kaleng-kaleng,” tutur Ferry kepada Fakta.co

Saat ditanya mengenai kegiatan apa yang akan dilakukan kedepan oleh lembaga survei ADRC, Ferry mengatakan bahwa pihaknya masih berfokus pada proses untuk melengkapi berkas KPU untuk masing-masing kabupaten kota yang ada di provinsi Jambi serta membuka jaringan relawan untuk setiap daerah yang ada.

Baca Juga: Sah! Lembaga Survei ADRC Resmi Bergabung Dengan ALSHCI

“Jadi di provinsi Jambi kan selain pemilihan gubernur, ada juga kabupaten kita yang akan pilkada. Nah, kita masih kejar kelengkapan berkas tersebut. Tunggu saja kejutan dari ADRC, Insyaallah menggelegar,” ucapnya.

Untuk diketahui, setiap lembaga survei yang hendak melakukan kegiatan survei politik dan mengumumkan hasilnya secara terbuka dihadapan publik, lembaga survei tersebut wajib bergabung dengan salah satu asosiasi lembaga survei yang ada di Indonesia dan mendaftarkan diri ke KPU daerah dimana kegiatan pemilihan umum tersebut akan dilangsungkan. Hal tersebut sudah tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (PKPU) No. 8 Tahun 2017. (red)

LEAVE A REPLY