Sah! Lembaga Survei ADRC Resmi Bergabung Dengan ALSHCI

94
Penyerahan sertifikat keanggotaan ADRC di asosiasi ALSHCI - Ketum Yayasan ADRC (kiri), David Hadiosman bersama Ketum ALSHCI, Eko Kuswanto

Palembang, Fakta.co – Lembaga survei besutan Jambi, ADRC yang belakangan ini menghebohkan publik lewat rilis survei yang dikeluarkannya kini resmi tergabung ke dalam sebuah asosiasi lembaga survei yang bernama Asosiasi Lembaga Survei & Hitung Cepat Indonesia (ALSHCI).

Bertempat di Beston Hotel, Kota Palembang, Minggu (15/3) lalu, Ketua Umum ALSHCI, Eko Kuswanto menyampaikan rasa bangga atas bergabung nya sebuah lembaga survei lokal yang baru berdiri untuk melengkapi dan turut memantau jalannya demokrasi di Indonesia.

“ADRC kini telah resmi bergabung bersama keluarga besar ALSHCI sebagai anggota yang ke-16. Semoga dengan bergabungnya anggota baru ini dapat lebih mengokohkan lembaga kita bersama-sama. Dan tentunya juga kita saling menjaga nama baik satu sama lain. Karena sebuah lembaga survei tentunya wajib mengedepankan prinsip independensi,” ujar Eko kepada Fakta.co

Masih dalam rangkaian kegiatan yang sama, 7 orang tim dari Lembaga Survei ADRC ikut dalam pelatihan rutin jelang pilkada yang diselenggarakan oleh ALSHCI. Dalam kegiatan tersebut peserta pelatihan diberi materi tentang bagaimana cara melaksanakan tahapan survei dan quickcount yang baik dan benar.

Photo bersama Tim ADRC dan ALSHCI

Didi Wahyudi, Selaku ketua panitia yang juga merupakan direktur Lembaga Survei Quadran Lampung menyampaikan bahwa dalam materi yang diajarkan kepada para peserta pelatihan ini merupakan materi dapur yang selama ini dipakai oleh para anggota ALSHCI dalam menentuhan jumlah sampel sehingga menghasilkan sebuah data dengan tingkat presisi yang tinggi.

“Jadi di ALSHCI kita terkenal dengan metode yang mampu menghasilkan sebuah data dengan tingkat presisi yang tinggi namun dengan jumlah sampel yang sangat kecil. Jika kebanyakan lembaga survei butuh sample hingga 400 atau 800 pada quick count, maka kita hanya butuh sampel sekitar 40 hingga 70 saja atau satu per empat nya,” ujar Didi.

Terpisah, Ketua Umum Yayasan Aksara Data Riset Center (ADRC), David Hadiosman, menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ALSHCI yang telah menerima dan menyambut hadirnnya ADRC.

“Saya mewakili seluruh jajaran baik dari tim peneliti dan tim manajemen ADRC menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota ALSHCI yang telah menyambut kedatangan kami dengan hangat,” tuturnya.

Dikatakan David, hal ini merupakan sebuah awal dari perjuangan tim ADRC yang selama ini, meski baru berdiri kini bisa lebih eksis lagi dalam melakukan survei, hingga menyampaikannya kepada publik. Tentu dengan mengedepankan prinsip independensi dan tanpa intervensi dari pihak manapun. Hal ini juga sekaligus menjadi jawaban terhadap banyaknya bantahan dari pihak-pihak tertentu yang semenjak berdirinya ADRC mengatakan bahwa lembaga yang didirikannya ini abal-abal.

“Tentunya dengan kita bergabung dengan asosisasi ini, pasti kita akan lebih semangat lagi, ilmu para anggota kita pun semakin bertambah. Nanti setelah ini kita juga akan fokus ke pendaftaran KPU Provinsi dan kabupaten. Karena tidak menutup kemungkinan ADRC akan turut andil dalam melaksanakan proses quick count maupun real count pada pilkada 2020 mendatang,” tandas David. (red)

LEAVE A REPLY