Fachrori Pantau Pelaksanaan Tes CPNS Kemkumham

25
foto/dok-humas

Jambi, fakta.co – Senin (3/2) pagi, Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum memantau pelaksanaan tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia di Wilayah Provinsi Jambi, yang diselenggarakakan di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi dan Aula Ruang Mayang Mangurai Bappeda Provinsi Jambi.

Tahun ini dan tahun 2019 lalu, kedua ruang tersebut digunakan dalam tes penerimaan CPNS Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Provinsi Jambi, sebagai wujud partisipasi Pemerintah Provinsi Jambi dalam rekrutmen CPNS kementerian Hukum dan HAM.

Bersama-sama Sekjen Kemenkumham, Bambang Rantama dan Pj.Sekda Provinsi Jambi, H.Sudirman,SH,MH, gubernur meninjau secara singkat pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar melalui Computer Assisted Test (CAT) di Ruang Pola dan di Ruang Mayang Mangurai Bappeda Provinsi Jambi.

Usai peninjauan singkat, Sekjen Kemenkumham, Bambang Rantama mengatakan, dirinya meninjau seleksi tes CPNS di Kementerian Hukum dan HAM yang hari ini telah memasuki hari ketiga. “Kita ingin pelaksanaan seluruhnya, khususnya di Jambi berhasil. Yang mengikuti seleksi 12.000-an orang, dan kita melihat prosesnya. Alhamdulillah, Pak Gubernur beserta jajarannya sudah memberikan fasilitas kepada kita, sehingga proses tes bisa berjalan dengan baik dan sangat nyaman bagi mereka untuk melaksanakan tes dengan baik, dan semoga menjadi bagian bagi mereka bisa lulus passing grade. Jumlah yang mendaftar di Jambi 12.000-an, formasinya 69 untuk  SLTA dan 23 untuk sarjana,” tutur Bambang.

Bambang mengatakan, yang sudah dipantaunya selain Jambi adaah Jakarta dan Bandung.

Bambang menegaskan, peserta tes harus percaya kepada diri sendiri dan jangan terpengaruh kepada orang-orang yang menjanjikan. “Jadi harus percaya diri dan ikuti seluruh tahapan dengan baik. Jangan percaya kepada orang-orang yang memanfaatkan mereka, bahwa yang menjanjikan lulus itu tidak ada, mereka semuanya akan dperlakukan dengan transparan. (ono/adv/hms)

LEAVE A REPLY