Resmi Hadir disaat Isu Pilgub Jambi Sedang Hangat Dibicarakan, Sofyan: Lembaga Kita Bukan Kaleng-kaleng!

81
Dr. Sofyan (paling kanan) pada saat acara peresmian kantor Lembaga Survei ADRC.

Kota Jambi, Fakta.co – Lembaga Survei Aksara Data Research Center (ADRC), Kemaren (14/12) resmi menyatakan diri hadir ke tengah-tengah masyarakat dalam rangka memeriahkan pesta demokrasi provinsi Jambi.

Dalam acara peresmian kantor lembaga tersebut, turut dihadiri oleh beberapa awak media yang ada di Jambi. Tak ayal, pihak ADRC mendapat pertanyaan mengenai netralitas dan kredibilitas mereka selaku lembaga survei lokal yang hadir di saat isu pemilihan gubernur dan wakil gubernur sedang hangat diperbincangkan oleh masyarakat.

Menanggapi pertanyaan awak media yang hadir, Dewan Pembina sekaligus Anggota Tim Peneliti ADRC, Dr. Sofyan, menegaskan bahwa lembaga yang Ia dirikan bersama rekan-rekannya ini sama sekali tidak dimaksudkan untuk mengusung seorang kandidat, partai maupun partisan politik lainnya. Sofyan juga menekankan bahwa dirinya bersama tim peneliti lain tidak akan mempertaruhkan gelar dan nama baik nya sebagai peneliti hanya karena uang ataupun politik.

“Kita bersama-sama disini sudah sepakat untuk menjadi sebuah lembaga yang independen, tidak berpihak kemanapun. Tidak akan mungkin Saya dan rekan-rekan lainnya sebagai peneliti akan menjatuhkan nama baik dan melanggar kode etik peneliti hanya karen uang dan politik,” ujarnya.

Ditambahkan Sofyan, dalam pendirian lembaga ADRC, pendanaan bersumber dari ketua Yayasan dan tidak di bantu oleh pihak manapun. Selain itu, anggota yang tergabung, mulai dari tim peneliti hingga tim petugas pengambil sample yang turun ke lapangan sudah melalui proses seleksi yang ketat dan dipastikan tidak terlibat dalam tim sukses manapun.

“Lembaga yang kita bentuk bersama ini sudah jelas berbadan hukum, memiliki struktur lembaga, beranggotakan tim yang handal, teruji, serta tidak terikat dengan tim sukses calon manapun. Pendanaan kita saja murni hanya bersumber langsung dari dari Ketua Yayasan tanpa dibantu oleh pihak manapun. Jadi kita tidak bisa dianggap sebagai lemba survei kaleng-kaleng,” ungkap Sofyan.

Tidak hanya itu saja, Ia kembali menegaskan bahwa kehadiran lembaga survei ADRC ditengah momen politik, semata-mata hanya ingin memberikan edukasi politik kepada masyarakat luas agar dapat menyampaikan aspirasi mereka dalam memilih sosok pemimpin yang didambakan. Karena menurut Sofyan, selama ini banyak sekali di Jambi, khususnya kalangan pemilih pemula dan milenial yang kurang peduli terhadap para calon pemimpin mereka.

“Sakali lagi disini kita tetap akan berdiri secara independen dan tidak akan mempermalukan diri Kami sendiri. Ya walaupun kedepan, jika ada para calon yang akan berdiskusi dengan kita, kita hanya akan berfokus pada memberikan jasa survei saja. Namun kita tetap berpendirian pada netralitas sebagai lembaga, tidak akan melebih-lebihkan ataupun mengurangi hasil yang telah kita peroleh dilapangan,” tegas Sofyan. (jry)

LEAVE A REPLY