Komandan Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jambi, AKBP Dr. Beridiansyah, S.H., M.H. Launching Sistem Kendali Ancaman

196

Jambi, fakta.co – Melihat maraknya kejadian-kejadian teror yang semakin meningkat di Indonesia, tidak hanya terjadi di kota-kota besar namun meluas ke berbagai kota-kota kecil tak terkecuali Provinsi Jambi. Maka satuan Brimob Polda Jambi melakukan inovasi dalam rangka memudahkan masyarakat untuk memberikan pelaporan terhadap adanya ancaman teror dan BOM, aplikasi berbasis oneline tersebut diberikan nama SIKENCAN (sistem kendali ancaman) sehingga menjadi akses untuk memberikan informasi antara masyarakat dan Satuan Brimob Polda Jambi dalam merespon pengaduan teror bom, unjuk rasa, dan segala bentuk pengaduan ancaman masyarakat lainnya.

“Aplikasi SIKENCAN (Sistem Kendali Ancaman) ini dibuat agar masyarakat lebih mudah dalam menyampaikan pengaduan terhadap aksi teror bom, unjuk rasa, dan pengaduan masyarakat lainnya. Itu agar masyarakat tidak perlu jauh-jauh mengadu ke kantor polisi. Jadi masyarakat lebih dimudahkan dalam pengaduan dan anggota Brimob Jambi pun akan lebih sigap dan cekatan dalam menggulangi ancaman.” papar Komandan Detasemen Gegana Brimob Polda Jambi Ajun Komisaris Besar Polisi Dr. Beridiansyah, S.H., M.H.

Aplikasi SIKENCAN sendiri di wacanakan akan mulai di terbitkan pada Tanggal 01 Oktober 2019 nantinya, dan dapat langsung masyarakat Jambi akses di Playstore. Berikut cara penggunaan dari aplikasi SIKENCAN (Sistem Kendali Ancaman).

Begitulah cara SIKENCAN mengamankan Provinsi Jambi kita tercinta agar masyarakat merasa aman dan nyaman di Kota Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Diharapkan kepada masyarakat Jambi dapat memiliki aplikasi SIKENCAN di setiap smartphone yang dimiliki agar secara cepat anggap anggota Korps Brimop Jambi dapat menangani semua ancaman yang terjadi di masyarakat.

LEAVE A REPLY