Tukiman, Pemandu Wisata Ritual Gunung Kawi : Mau ke Kiri Apa ke Kanan Mas?

356
foto-/hendra.FAKTA.CO

Malang, fakta.co – Bagi sebagian masyarakat Indonesia, jika kita menyebutkan daerah Gunung Kawi yang berada di daerah Malang, Jawa Timur, di benak mereka identik dengan tempat pesugihan atau tempat mencari kekayaan dengan cara yang di luar nalar manusia.

Beberapa waktu lalu fakta.co berkunjung ke Gunung Kawi yang cukup fenomenal karena ribuan orang datang ke sana untuk menjadi kaya secara instan.

Beranjak dari tempat fakta.co menginap di daerah Kapi Woro, menurut warga setempat perjalanan menuju pesarean Gunung Kawi yang berlokasi di desa Wonosari, Kecamatan Wonosari itu memakan waktu kira-kira 45 menit.

Baca Juga : Ribuan Orang Ziarah ke Gunung Kawi, Apa yang Dicari?

Sebelum sampai ke tempat pesarean, ada gerbang besar dengan ornamen dua patung raksasa di depannya menyambut para peziarah. Kesan misitis pun mulai terasa dari sana.

Tiba di tempat wisata ritual itu, kata warga setempat menyebutkan, kita sudah di sambut belasan orang pemadu wisata yang menawarkan jasa untuk mengantar ke tempat pesaren.

Di kerubuti belasan pemandu tersebut, fakta.co menjelaskan maksud dan tujuan datang ke pesarean tempat di makamkannya Eyang Joego,

“Mau kekiri apa ke kanan mas, biar saya antar,”kata Tukiman, salah seorang pemandu ziarah kepada fakta.co. Perkataan Tukiman tentunya membuat fakta.co bingung.

‘Maksudnya apa?. Kita di sini bukan untuk ziarah atau apapun. Kita semata hanya ada tugas peliputam,^ucap fakta.cco.

Sembari menuju tempat pesarean mbah Joego dan eyang Sujo, Tukiman menjelaskan jika ingin ziarah biasa  cukup ke pemakaman ke dua pembantu Pangeran Diponegoro itu.

Tapi jika ingin mencari pesugihan, dia bicara setengah berbisik, itu tempat di pesarean sultan yang letak sekitar 5 km.”Di sana tempat mencari pesugihan mas,’ucap Tukiman dengan mimik wajah serius.

Waah, mendengar ucapan Tukiman, fakta.co kaget. Kata dia, di situlah bamyak orang meminta pesugihan di sana,

Setelah fakta.co kembal menjelaskan maksud kedatangan ke gunung Kawi itu, Tukiman baru mengerti dan tetap mendampingi fakta.co.Menjelang sampai ke tempat pemakaman mbah Jugo yang di anggap keramat oleh sebagian warga tersebut, Dia banyak bercerita seputar hal-hal mistis, peninggalan dari mbah Jugo yang di keramatkan hingga tingkah pola peziarah yang ingin kaya dengan waktu singkat dengan tinggal di sana bisa berminggu -minggu..

‘Baru beberapa hari lalu, saya memdampingi orang Jambi berziarah kesini. Tetap maksud mereka untuk mencari pesugihan,”kata Tukiman.

Untuk kesekian kalinya fakta,co hanya bisa bilang,”waaah…..~!!!(ono)

LEAVE A REPLY