Cerita Samani, Pengurus Makam Syech Muhammad Arsyad Al Banjari dalam Melayani Ribuan Peziarah

324

Banjar Baru, Kalsel – Bagi umat muslim seantero nusantara, ulama besar Syech Muhammad Arsyad Al Bajari tidak asing di telinga. Beliau adalah salah satu tokoh dan penyebar agama Islam di Kalimatan yang kharismatik.

Syech Muhammad Arsyad Al-Banjari yang hidup pada abad 17 itu, karena keilmuannya tentang agama Islam yang mumpuni sehingga banyak yang berguru kepada beliau, sampai saat ini ribuan peziarah dari penjuru negeri setiap hari datang untuk berziarah.

Fakta.co dalam kesempatan berkunjung ke Kalimantan Selatan, salah satu yang menjadi agenda utama adalah ziarah ke makam Syech Muhammad Arsyad Al-Banjari yang berlokasi di Pagar Dalam, Martapura, Kabupaten Banjar.

Dari hotel tempat tim fakta.co menginap, di daerah kawasan Jalan Ahmad Yani, sekitar pukul 09.00 WITA dengan mengendarai mobil sewaan berangkat menuju pemakaman ulama besar itu.

Selama perjalanan, pengemudi sekaligus pemandu banyak bercerita tentang perkembangan Kalimantan Selatan dan tersohornya ulama besar kebanggaan warga setempat itu.

Tidak sampai 40 menit perjalanan, tim fakta.co tiba di tempat makam Syech Muhammad Arsyad Al-Banjari. Tampak deretan belasan mobil peziarah terparkir yang dari pagi sudah datang ke pemakaman itu.

Turun dari mobil, tim langsung di sambut oleh belasan ibu-ibu penjual bunga. Masuk ke pemakaman dengan di antar salah satu pengurus, fakta.co di pertemukan dengan Samani salah seorang pemgurus dan juga zuriat makam Syech Muhammad Arsyad Al-Banjari.

Masuk ke makam Syech, ada puluhan makam di sekitar makam Syech Muhmmad Arsyad Al- Banjari. Menurut pengakuan pengurus, puluhan makam itu selain makam istri-istri Syech, termasuk juga makam pengikut dan zuriatnya.

Di sela-sela melayani peziarah, Samani bercerita sejarah dan perjuangan ulama besar yang terkenal di Asia itu.dia menuturkan, setiap harinya ada ribuan peziarah yang datang.

“Yang paling ramai itu hari minggu, peziarah bisa ribuan yang datang.Dari luar negeri juga banyak,” ucap Samani.

Sebagian besar yang datang, sambung Samani, selain memanjatkan doa untuk ulama kharismatik itu, mereka juga ingin tahu langsung cerita perjalanan Syech Muhammad Arsyad Al-Banjari dalam  mensiarkan agama Islam di bumi Borneo dari pengurus atau zuriat.

“Biasanya peziarah tidak hanya sekali datang kesini, mereka akan datang lagi membawa rombongan,”kata Samani yang sudah 8 tahun bertugas sebagai pengurus makam.(Ono)

LEAVE A REPLY