DPD Asita Jambi Tolak Pemberlakuan Zero Commision oleh Garuda

0
169

Kota Jambi, fakta.co  Dewan Pimpinan Daerah(DPD) Association of the Indonesian Tournys and Travel Agencies (ASITA) Provinsi Jambi dengan tegas menolak pemberlakuan Zero Commission oleh Garuda Indonesia.

Menurut ketua DPD Asita Jambi, Ade Rosmala Dewi, kebijakan maskapai plat merah itu jika di berlakukan secara perlahan akan membunuh keberlangsungan hidup travel agen lokal.

Hal tersebut di sampaikan DPD Asita Jambi dalam pertemuan dengan Garuda Indonesia District Jambi1 pada 3 Januari 2019 kemarin.

“Asita mengusulkan jika ada penurunan komisi atau penghapusan insentif, ada baiknya harga tiket yang dinaikkan ( mengingat operational airlines yang tinggi saat ini ), tapi jangan dibebankan ke agent melainkan langsung ke penumpang,tanpa memangkas komisi dan insentif agent,”kata Ade.

Karena lanjut Ade, suatu pekerjaan adanya hubungan timbal balik, ada yang dibayarkan dan mereka dapat komisi. “Asita tidak menolak dengan adanya perkembangan dunia IT saat ini. Tapi perkembangan dunia IT ini ada baiknya harus memandang aspek hukum yg berlaku. Harus bersaing sehat dan  berpihak kepada pengusaha lokal,”beber Ade.

Asita juga mengusulkan agar pemberlakuan service fee terutama untuk belanja negara dengan mempunyai payung hukum  yang kuat, sehingga invoice yg dikeluarkan oleh BPW tetap berlaku dan tentunya  dengan melibatkan BPK sebagai Badan Pemeriksa keuangan.

Ade menututurkan dalam pertemuan itu apa yang diungkapkan DPD Asita Jambi diibenarkan oleh GM Garuda Aryo Wijoseno. Karena pengalaman beliau sewaktu menjadi GM Garuda di Perth dan sejumlah tempat di Australia.

” Kits meminta agar Garuda Indonesia pada saat Low seasson membuka dibawah Y Class ( 2 bulan terakhir stug di Y class ) sehingga kita dapat mempromosikan Indonesia dengan menggunakan maskapai Garuda berstandart bintang 5 melalui paket Hot Deal yang telah di launching oleh Kementrian Pariwisata beberapa waktu yang lalu,”tandas Ade.(ono)

LEAVE A REPLY