Fachrori Harap Harga Pangan Terjangkau dan Stok Memadai

0
40

Jambi,  fakta.co – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi sekaligus Ketua Dewan Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum mengharapkan ketersediaan bahan pangan untuk masyarakat dalam menghadapi bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri dapat tercukupi dengan harga terjangkau, jadi harga terjangkau dan stok memadai. Harapan demikian disampaikanya saat membuka Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Periode I Tahun 2018 dengan tema “Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Pada Bulan Puasa dan Menjelang Idul Fitri 1439 H,” bertempat di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Kamis (31/05/2018).

 

“Saya mengharapkan kepada seluruh stakholder Dewan Ketahanan Pangan agar bisa menyediakan pangan bagi masyarakat dalam menghadapi bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri dapat terpenuhi dengan harga terjangkau,” ucap Fachrori

 

Fachrori menjelaskan, melalui rapat koordinasi ini, Organisasi Perangkat Daerah anggota Dewan Ketahanan Pangan harus dapat berperan aktif mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh. “Melalui penciptaan iklim yang kondusif bagi berfungsinya sub sistem ketersediaan, distribusi, dan keamanan pangan secara sinergis, serta mampu meningkatkan pemberdayaan dan kemandirian masyarakat untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkesinambungan di Provinsi Jambi,” ujar Fachrori.

 

Fachrori menekankan kepada tim Satgas Pangan dan Dewan Ketahanan Pangan agar selalu memperhatikan harga komoditi dengan melakukan pengawasan. “Saya minta seluruh tim agar selalu memperhatikan harga komoditi di pasar-pasar untuk menekan inflasi harga,” tegas Fachrori.

 

Fachrori menyatakan, ada beberapa komoditi pangan yang sangat sensitif terhadap inflasi di daerah seperti cabai merah, daging, ayam ras, ikan nila, dan bawang merah. “Yang perlu diperhatikan, harga pada level terjangkau. Itulah perlunya adanya pengawasan dari pemerintah untuk menstabilkan harga,” sambung Fachrori.

 

“Rakor ini harus dapat merumuskan pelaksanaan peran aktif guna menciptakan distribusi dan konsumsi ketahanan pangan yang berkesinambungan khususnya di Provinsi Jambi. Untuk mencapai ketahanan pangan dimaksud, tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja, melainkan harus melibatkan lintas sektor yang saling bersinergi dan berkerja sama,” tutur Fachrori.

 

Fachrori mengemukakan, untuk mengantisipasi lonjakan kenaikan harga pangan, dilakukan operasi pasar, bazar/pasar murah di daerah-daerah, sebagai upaya menekan harga.

 

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Amir Hasbi,ME menyampaikan, sebelum bulan Ramadhan 1439, terjadi peningkatan harga, selama bulan Ramadhan dapat diatasi sehingga terjadi penurunan harga sampai stabil seperti harga cabai merah, daging dan ayam ras sampai saat ini masih stabil. “Kita mengharapkan semoga semua bahan pokok dapat stabil selama bulan Ramadhan samapai menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti,” ujar Amir Hasbi.

 

“Tugas Dewan Ketahanan Pangan Provinsi Jambi untuk mengantisipasi lonjakan harga pangan dan menjaga ketersediaan pangan. Tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman dan bergizi, merata dan terjangkau, serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat agar masyarakat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan,” pungkasnya.

 

Turut serta pada kesempatan ini, bupati/walikota se Provinsi Jambi, Plt.Asisten III Sekda Provinsi Jambi H.Tagor Mulia Nasution, para OPD Provinsi Jambi dan Sekretaris Dewan Pangan Kabupaten/kota se Provinsi Jambi, serta para undangan lainya. (Ono /adv/hms)

LEAVE A REPLY