Pelabuhan Perikanan Teluk Majelis Akan Dioptimalkan

0
90
Kuala Jambi, fakta.co – Rapat koordinasi dalam rangka optimalisasi operasional pelabuhan Teluk Majelis di hadiri sejumlah instansi pemerintah untuk membahas pengelolaan pelabuhan yang terletak di kecamatan Kuala Jambi, Tanjab Timur.
Rapat tersebut di hadiri oleh Kadis Kelautan dan Perikanan, Tanjab Timur,’Drs Ibnu Hayat.MM,Adi Chandra Kasubdit Pelabuhan Perikanan Direktorat Pelabuhan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan,Kepala Bappeda Ali Fahrudin,Kabid Sarana Tangkap DKP Provinsi Ir.Dody Febri,Sekdis Koperasi Iwan Suantoro serta pengusaha Perikanan yang ada di Kuala Jambi., Selasa, 8 April 2018.
“Ini merupakan langkah awal untuk bagaimana bisa mengoptimalkan PPI (Pusat Pendaratan Ikan)serta TPI (Tempat Pelelangan Ikan)yang ada di Desa Majelis Hidayah Kecamatan Kuala Jambi ini agar dapat di operasikan,”Kadis Perikanan Drs Ibnu Hayat, MM.
Lebih lanjut,”Keinginan pemerintah pusat dalam hal ini kementerian kelautan dan Perikanan melalui Direktorat pelabuhan perikanan,Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi maupun Dinas Perikanan Kabupaten bagaimana sinergitas dapat di bangun antara nelayan dan pengusaha dalam hal ini para tauke yang ada di kecamatan Kuala Jambi agar dapat membuat satu komitmen untuk memberdayakan TPI yang ada.
” Agar dapat difungsikan sebagai mana seharusnya PPI dan TPI itu beroperasi.Karena tanpa komitmen yang kuat antara nelayan dan pengusaha sudah pasti PPI dan TPI yang ada ini tidak akan dapat di operasikan.’ucap Ibnu Hayat.
Dia berharap agar para pengusaha dan nelayan dapat memanfaatkan fasilitas yang ada,.” Kalau ada yang masih kurang itu akan secepatnya kita atasi,baik itu dari pemerintah pusat maupun daerah.Kehawatiran saya adalah apabila nanti masuk pengusaha besar yang akan menanamkan investasinya disini khususnya di sektor perikanan maka bagaimana nasib para pelaku usaha perikanan yang ada disini,”pungkasnya.
 Adi Chandra Kasubdit Pelabuhan Perikanan Direktorat Pelabuhan Perikanan Kementerian Kelautan Perikanan, berujar sangat di sayangkan aset yang mungkin sudah belasan tahun tidak di operasikan.
“Kewajiban kami sebagai pemerintah bagaimana sarana yang ada di PPI khususnya untuk TPI maupun sarana pendukung yang lainnya dapat beroperasi dan bermanfaat bagi pelaku usaha dan masyarakat yang ada di kawasan ini.Kita diarahkan pak Dirjen untuk mencari solusi agar fasilitas yang ada dapat dioptimalkan,untuk itu kita mengumpulkan para pelalu usaha,pemilik/tauke serta nelayan untuk mencari solusi,”ujarnya.(ghani/adv)

LEAVE A REPLY