Mengaku dari KPK, Lima Pria Ini Peras Kades dan Kepala Sekolah

0
1564

Sulawesi Tenggara, fakta.co – Lima pria yang mengaku dari Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) berhasil diringkus polisi dalam operasi tangkap tangan di sebuah rumah bertempat Desa Polara, Kecamatan Wawonii Tenggara, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Sulawesi Tenggara, Selasa, (3/4/2018) pukul 14.00 Wita.

Seperti dikutip dari SULTRAKINI.COM, anggota KPK Gadungan tersebut diringkus setelah memeras Pelaksana Kepala Desa Bobolio, Masud l.”Awalnya mereka meminta uang Ro30 juta.Mereka menekan saya.karena saya tidak uang sebanyak itu, saya kasih mereka Rp 20 juta.Setelah itu mereka pergi,”kata Masud.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Konkep, Sudarmin yang memimpin OTT mengatakan kelimanya baru saja melaksanakan aksinya terhadap sejumlah kepala desa dan kepala sekolah.

“Ulah mereka yang mengaku dari KPK itu sudah sangat meresahkan.Mendapat laporan dari maayarakat, kemudian tim kita bekerjasama dengan polisi bergerak.Dan segera meringkus mereka,”ujar Sudarmin.

Sebelum ditangkap, tutur Sudarmin, kelimanya datang dari Kota Kendari pada 2 April 2018 pukul 08.00 Wita menggunakan mobil bernomor polisi DT 1605 CA menuju Konkep dari jalur laut melalui kapal Feri Bahteramas. Setibanya di Konkep pukul 12.00 Wita, mereka menuju penginapan Grend Hijau.

Pada 3 April 2018, kelimanya menuju Desa Bobolio dan Desa Saopatani, Kecamatan Wawonii Selatan, Kabupaten Konkep untuk beraksi meminta uang dengan dalil penyelesaian kasus dana desa.

Siang harinya, mereka menuju Desa Polara, Kecamatan Wawonii Tenggara dan bertemu Mantan Kepala Desa Polara, Hasim Lasoa untuk meminta keterangan sehubungan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) dana desa..

Adapun identitas kelima anggota KPK gadungan  yang saat ini sudah diamankan pihak kepolisian setempat tersebut adalah warga kabupaten Konawe. Dan, dari hasil interogasi, ternyata ini aksi kedua komplotan itu memeras kades dan kepala sekolah.(ono)

Sumber : Sultrakini.com

 

LEAVE A REPLY