Order Fiktif, Sopir Taksi Online Diringkus Polisi

0
159
Surabaya, fakta.co – Para sopir taksi online Grab Surabaya ini tidak menyangka, aksi mereka memanipulasi order membuat mereka harus berurusan dengan pihak berwajib.
Aksi order fiktif para sopir taksi online itu akhirnya terbongkar. Polrestabes Surabaya melalui Unit Pidana Ekonomi berhasil meringkus 9 orang tersangka yang terlibat tindak kejahatan taksi online tersebut, seperti dikutip dari Kumparan.com, Senin,2 April 2018.
Atas aksi meereka membuat order fiktif, para sopir itu meraup uang belasan juta dari aplikator.
Ke 9 orang tersangka adalah NA (24) warga Ketintang, UT (20) warga Jagir Sidomukti, OP (31) warga Sidosermo, LL, (28) warga Taman Mayangkara, DA, (25) warga Gayungsari, NO (25) warga Wiyung, YR (25) warga Cipta Menanggal Tengah, ITY (45) warga Brawijaya, dan RDK (21) warga Raya Panjunan Sukodono, Sidoarjo.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan, kasus tersebut terungkap dari laporan.
Awalnya, Manajer Operasional Grab Surabaya.curiga adanya aktivitas antar jemput oleh mitra Grab tersebut.Atas kecurigaan itu, pihak Grab melapor ke Polrestabes Surabaya.
Dan atas laporan itu, polisi mulai bergerak.”Anggota Pidek kami langsung melacak identitas para driver mencurigakan tersebut. Ternyata benar ada praktik kecurangan yang terjadi,” kata Kombes Pol Rudi Setiawan.
Modusnya, tersangka yang terdaftar sebagai driver membuat orderan penumpang fiktif. Lalu, orderan tersebut diterima si driver sendiri. Sehingga, seolah-olah driver beraktivitas antar jemput penumpang seperti biasa. Padahal sama sekali tak ada penumpang.
“Tersangka mengejar poin. Jika berhasil mengumpulkan 16 poin dalam sehari, maka bonus Rp 300 ribu pun didapat,” imbuh Rudi.
Tak hanya menangkap para tersangka, polisi juga menyita sekira 309 ponsel dan 4 buah mobil.(ono)

 

Sumber : Kumparan.com

LEAVE A REPLY