Modis Disambut Tari Toah dan Kalungan Kayu Manis

0
344

Kerinci, fakta.co – Dalam rangka pengukuhan tim relawan MONADI-EDISON pasangan cabub cawabub nomor urut 1 tingkat Gunung Taya yang berlangsung sangat semarak.

Sebelum memasuki gedung pemuda alai sakti desa Baru Lempur kandidat di kalungi dengan untaian stik kayu manis dan di iringi dengan tarian tradisional di desa ini yaitu tari taoh.

Gunung Raya yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian petani terutama kayu manis terbaik di hasilkan di daerah ini. Kalungan kayu manis tentu ada filosofinya meski di rangkaikan dengan bentuk kalungan namun inilah bentuk harapan masyarakat agar kedepannya tidak saja sebagai simbol namun lebih di harapkan jadi perhatian khusus pemerintah.

“Tari taoh adalah tarian tradisional yang pada zaman dahulunya hanya di tampilkan waktu pesta kenduri adat dan penyambutan para raja dan kaum bangsawan semoga persembahan ini bermakna yang amat dalam buat pasangan ini,”kata budayawan lempur yang enggan di sebut namanya.

Seiring itu pidato politik modis ini menjawab harapan tersebut Monadi mempertegaskan jalan-jalan tani yang dilalui waktu touring di gunung Raya bukan dia tidak melihat tapi merasakan bagai mana sulitnya petani membawa hasil taninya keluar.

“Bagai mana kita mau membangun kalau kita tidak melihat apa yang akan di bangun kita tidak berjanji namun ini target,”kata Monadi, infrastuktur harus layak..

Sementara penyambutan dari cawabub Edison juga menyampaikan seni dan budaya jangan sampai tertidur harus tetap lestari sebagai ikon budaya daerah.

“ini zaman nyata tidak cukup dengan retorika saja , kita bangun jembatan tentu yang ada sungainya kalau berencana membuat jembatan di sebuah desa yang tidak ada aliran sungai. Ini jelas sebuah cerita fiksi bagi masyarakat Kerinci dengan arti kata sebuah kerja yang sia sia dan tidak bermanfaat bagi orang banyak,”pungkasnya.( hamka/ono)

LEAVE A REPLY