Junaidi Rahmad : O2SN di Rantau Rasau Akan Muncul Bibit Atlet dan Pelajar Handal

0
121

Rantau Rasau, fakta.co – Kepala dinas pendidikan Tanjab Timur Drs.Junaidi Rahmad didamping Camat Rantau Rasau Sularto.S.kom.membuka kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasiona (O2SN) tingkat kecamatan Rantau Rasau, Kamis, 15 Maret 2018.

Pelaksanaan kegiatan saat itu dilaksanakan dilapangan bola kaki Desa Pematang Mayan. O2SN tungkat kecamatan tersebut juga  dihadiri oleh kabid pendidikan dasar Hutagalung.Uptd pendidikan Tukirin .Kasi sos kecamatan .Sukardi.Danramil Nipah Panjang diwakili serka Maulana ali.ketua PGRI Budi.kapolsek Rantau Rasau kades Pematang Mayan Suhartono. Babinsa.pengawas TK.SD.kepala sekolah serta para guru.

Dalam sambutan ketua pelaksana O2SN.Sukrisna menyampaikan dengan mengucapkan syukur dengan terlaksana kegiatan tersebut sesuai dengan yang di rencanakan bersama-sama dan tanpa ada halangan berarti.

Lanjutnya, dana pelaksanaan kegiatan OSN,O2SN,FLS2N.dan LCC.bersumber  dari pendaftaran  setiap cabang lomba dan donator lainnya. Pellaksanaan kegiatan O2SN diawali dengan sekeksi .SD dan SLTP diawali dari tingkat gugus.

“Ada pun cabang yang diperlombakan antara lain.OSN.O2SN.FLS2N.dan LCC. Kegiatan lomba tingkat SD. Dipusatkan di SD.47/x Pematang Mayan dan SLTP dipusatkan di SMP.9.Tanjab timur bagi pemenang yang terbaik mendapatkan uang pembinaan,piagam serta piala, ” bebernya.

Dalam sambutan kadis pendidikan Tanjab Tmur ,Drs Junaidi Rahnad .mengatakan melalui kegiatan ini bupati berharap nantinya akan tumbuh bakat-bakat baru;bibit baru yang nantinya akan mewakili kecamatan Rantau Rasau.ke tingkat kabupaten seterusnya ketingkat yang lebih tinggi lagi tingkat provinsi bahkan lagi ketingkat nasional.

“Oleh karna itu harapan saya pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan dengan sebaik-baiknya .Kemudian yang paling penting untuk sama-sama kita junjung dan kita tanamkan sportivitas.”ujar Junaidi Rahmad.

Tambahnya lagi,, kedepannya diharapkan akan tumbuh pribadi-pribadi yang mempunyai kepribadian yang manjur.sesuai yang diamanahkan didalam kurikulum K.13.

“Bupati juga berpesan untuk kita semua,bahwa tidak ada yang namanya kekerasan didalam sekolah Baik itu dilakukan oleh tenaga pendidik;orang tua siswa maupun anak-anak kita sekalian,”ujar Junaidi.

Tidak ada anak-anak sekolah yang melawan guru.itu bukan seorang kesatria.
Saya pesan pada anak-anak dan kita semua .untuk sama-sama menjauhi narkoba.jangan sampai berurusan yang namanya Narkoba “tegasnya.(herwanto/adv)

LEAVE A REPLY