Gubernur Minta Komunitas Tionghoa Kembangkan Seni Budaya Bangsa

0
220

Jambi, fakta.co –  Gubernur Jambi, H.Zumi Zola Zulkifli,S.TP,MA  minta komunitas Tionghoa yang ada di Provinsi Jambi mengembangkan seni dan budaya bangsa, serta mengembangkan ekonomi kreatif dan produk budaya memajukan dunia kepariwisataan di Provinsi Jambi. Pernyataan ini disampaikan Zola saat menghadiri Perayaan Cap Go Meh Tahun Baru Imlek 2569, Jumat (2/3) malam di Kelenteng Hok Kheng Tong, Kota Jambi.

Hadir pada kesempatan tersebut Forkompinda Provinsi Jambi, pimpinan Majelis Konghucu Indonesia Provinsi Jambi, FKUB Provinsi Jambi, dan komunitas Tionghoa.

Zola menjelaskan, pelaksanaan perayaan Cap Go Meh ini menunjukkan bahwa toleransi dan sikap saling menghormati di antara pemeluk agama maupun budaya yang beragam di Provinsi Jambi telah berjalan dengan baik. “Harapan kita semua semoga suasana kondusif ini dapat terus dijaga karena merupakan modal yang sangat penting untuk melanjutkan karya kita, guna mewujudkan Jambi TUNTAS 2021, yaitu Jambi yang Tertib Unggul Nyaman Tangguh Adil dan Sejahtera,” ujar Zola.

Pada kesempatan ini, Zola berpesan agar semua pihak terus memperkokoh kebersamaan dan persatuan dengan cara saling menyayangi, saling hormat menghormati termasuk menghormati perbedaan dan tolong menolong dalam kesetiakawanan yang tinggi, mana yang kuat membantu yang lemah, yang kaya membantu yang miskin, dan yang maju membantu yang belum maju.

“Saya juga mengajak saudara-saudara sekalian komunitas Tionghoa untuk terus mengembangkan seni dan budaya bangsa dimana negeri kita adalah negeri yang indah, negeri yang memiliki seni budaya tinggi dan jangan kita sia-siakan untuk kita jadikan keunggulan menjadi daya saing membangun ekonomi kita, meningkatkan kesejahteraan rakyat menuju masa depan yang lebih baik,” jelas Zola..

Zola mengajak seluruh masyarakat komunitas Tionghoa untuk memperhatikan agenda pemilihan umum yang akan segera berlangsung, dimulai dari pemilihan kepala daerah termasuk di Kota Jambi, pemilihan legislatif, dan pemilihan presiden. Zola mengungkapkan bahwa pemilihan umum mempunyai arti penting dan strategis bagi masyarakat Indonesia.

“Untuk itu, dalam rangka mengembangkan kehidupan demokrasi ini saya mengajak seluruh saudara-saudara komunitas Tionghoa di Kota Jambi mengambil peran sebagai perekat bangsa di antara berbagai kelompok yang berkompetisi dalam pemilihan umum. Disamping itu, saya juga berharap saudara-saudara komunitas Tionghoa dapat memberikan kontribusi yang positif bagi terlaksananya pemilihan umum yang berkualitas,” tutur Zola. (ono/adv/hms)

 

LEAVE A REPLY