Perjalanan H.Saifudin Tersangka Kasus Suap, dari Mantri Sunat Hingga Menjabat Asisten Tiga Pemprov Jambi

0
1530

Jambi, Fakta.co – H.Saifudin Asisten Pemprov Jambi sejak terjaring operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantas Korupsi pada 28 November 2017 kemarin menjadi buah bibir masyarakat Jambi.

Dia ditangkap bersama tiga orang yang di duga kuat melakukan aksi penyuapan untuk memuluskan pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Jambi 2018.

Ada hal yang menarik dari karier H. Saifudin di pemerintahan. Dari beberapa informasi yang berhasil di himpun Fakta.co karir suami dari Hj.Nurhayati itu cukup unik.

Awal dia sebagai pegawai negeri sipil, H.Saifudin berdinas di dinas kesehatan sebagai mantri. Di akuinya, dia pernah menjadi mantri sunat di kabupaten Tanjabtim.

“Saya dulu di kenal mantri sunat. Sehingga banyak warga Tanjabtim yang kenal saya sebagai mantri,”kata H.Saifudin kepada Fakta.co pada suatu waktu.

Lama berdinas di dinas kesehatan, entah kenapa pada era bupati Abdullah Hich, dia di tunjuk sebagai kepala dinas kelautan dan perikanan kabupaten Tanjabtim.padahal, jelas-jelas background dia sebagai seorang petugas kesehatan sangat bertolak belakang dengan posisinya sebagai kepala dinas DKP.

Tak sampai di situ saja, dia mencari peruntungan dengan maju di pilkada Tanjabtim dengan berpasangan dengan Kaharudin. Saat itu Pilkada Tanjabtim di ikuti dua calon bupati lainnya, yaitu, Zumi Zola yang berpasangan dengan Ambok Tang, dan H.Juber berpasangan dengan Isroni. Dan, pemenang pada pilkada tersebut adalah Zumi Zola yang saat ini adalah gubernur Jambi.

Kalah di pilkada, H.Saifudin merapat ke Hasan Basri Agus gubernur Jambi kala itu. Oleh HBA dia di boyong ke pemprov Jambi dan bertugas di dinas Kelautan dan Perikanan Jambi sebagai kepala bidang.

Tak lama menduduki sebagai kepala bidang, dia dipromosikan oleh HBA sebagai kepala dinas DKP.Kedekatannya dengan gubernur Jambi, membuat dia ekstra keras memenangkan HBA di pilkada Jambi beberapa waktu lalu.

Tapi sayangnya HBA kalah oleh Zumi Zola yang ikut pilkada tersebut. Karir H.Saifudin oleh sebagaian masyarakat menduga akan rontok dengan menangnya Zumi Zola sebagai gubernur Jambi.

Ternyata tidak.oleh Zumi Zola dia tetap dipakai. Bukan hanya itu, Zola malah mengangkatnya sebagai asisten tiga. Tapi sayangnya, karir H.Saifudin sudah di ujung tanduk. Kasus yang menderanya bisa membuat dia berhenti sebagai aparatur sipil negara jika di persidangan korupsi nanti terbukti melakukan penyuapan kepada anggota DPRD Provinsi Jambi.(ono)

LEAVE A REPLY