Tak Layak Konsumsi, Warga Penerima Raskin di Desa Pematang Rahim, Mendahara Ulu Kembalikan ke Desa

0
134

Muarasabak, FAKTA.CO – Sejumlah warga Desa Pematang Rahim, Kecamatan Mendahara Ulu, Tanjabtim penerima beras miskin(Raskin) mengeluhkan jeleknya kualitas beras yang mereka terima pada periode ini.

Bahkan menurut mereka, raskin tak layak konsumsi. Karena itulah, mereka mengembalikan ke kantor desa.”yang lebih anehnya dan membuat kita bertanya-tanya, pada karung plastik beras tersebut tertera raskin tahun 2016,”kata Umar, tokoh masyarakat setempat, Kamis, 7 Desember 2017.

Biasanya, tandas Umar, masyarakat menerima Raskin dengan ukuran berat 50 kg berasnya bagus dan layak dikonsumsi, sekarang berubah yang datang beras 15 kg, Raskin yg didatangkan sudah kadaluwarsa beras tahun 2016.

“Sebelum beras didatangkan sudah dipungut biaya oleh RT setempat dengan harga Rp.1800 perkilonya.Jadi masyarakat meminta kades setempat harus kembalikan Raskin ke distributor dan diganti beras yang layak dikonsumsi,”tegas Umar.

Kepala Desa Pematang Rahim, Syamsuri saat di konfirmasi membenarkan jika ada warganya penerima Raskin mengembalikan beras yang di nilai tidak layak konsumsi tersebut.

“Memang benar, ada warga saya mengembalikan raskin karena di nilai jelek kualitasnya dan tak layak konsumsi. Tapi tidak sampai 7 ton seperti data yang di dapat wartawan FAKTA.CO. ngga sampe segitu kok,”kata Syamsuri kepada FAKTA.CO melalui ponselnya.

Untuk beras yang jelek tersebut, dia sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan Bulog untuk menukar dengan yang layak konsumsi.”Kita sudah ada kesepakatan dengan pihak Bulog. Jika ada Raskin yang tak layak konsumsi bisa di kembalikan dan di tukar dengan beras yang layak,”pungkas Syamsuri.(firdaus/ono)

LEAVE A REPLY