Jual Narkoba, Abdul Gani di Jatuhkan hukuman 17 tahun penjara

0
333
BATANGHARI, FAKTA.CO – Pengadilan Negeri Muara Bulian dengan  Hakim Ketua Derman P. Nababan,  Ultry Meilizayeni dan Listyo Arif Budiman masing-masing sebagai Hakim Anggota pada persidangan Selasa, 7/11/2017, menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Abdul Gani Bin Juhar (47), penduduk Desa Teluk Rendah Pasar, Kec. Tebo Ilir, Kabupaten Batang Hari, karena terbukti terlibat dalam jual beli Narkotika Jenis Shabu dan Pil Extacy, melanggar Pasal 114 ayat (2) jo. Pasal 132 Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Kejadian itu terungkap, ketika Terdakwa Abdul Gani pada hari Jumat (11/05) sekitar pukul 14.00 WIB di Jalan Perkebunan Kelapa Sawit PT. TLS (Tunjung Langit Sejahtera) Desa Teluk Leban Kecamatan Maro Sebo Ulu Kabupaten Batanghari  ditangkap oleh Petugas Polres Batang Hari.
Sebelumnya Tim Res Narkoba Polres Batang Hari melihat  mobil Daihatsu Ayla warna hitam dari arah Desa Teluk Leban menuju ke Jalan Raya Jambi-Tebo,  kemudian karena curiga melakukan pengejaran dan penyetopan terhadap mobil yang dikendarai Terdakwa tersebut.
Pada saat pintu mobil dibuka, Terdakwa  mengeluarkan sebuah dompet warna biru dongker dari kantong celana bagian depan, ternyata setelah diperiksa berisi  82 butir Pil Extacy warna pink.  Selanjutnya dari dalam dasboar mobil Terdakwa  juga ditemukan Narkotika jenis dengan berat bersih 25,82 gram dalam bentuk kemasan.
Selanjutnya Tim Satuan Res Narkoba Polres Batang Hari melakukan interogasi terhadap Terdakwa dan seorang wanita bernama Mardiana yang ikut menumpang dimobil Terdakwa, akan tetapi karena tidak cukup bukti maka Mardiana dilepaskan oleh Anggota Polres, dan menjadi saksi atas penangkapan Terdakwa di persidangan.
Menurut pengakuannya, bisnis Narkotika tersebut sudah Terdakwa lakoni sejak 9 bulan yang lalu. Terdakwa memperoleh narkotika jenis shabu dari Sdr Sairul Als Irul  (DPO) sudah sebanyak 15 (lima belas) kali, dengan jumlah setiap kali pembelian sebanyak 2 Ji sampai dengan 50 Ji,l.
Sedangkan Narkotika jenis Pil Extacy Terdakwa peroleh dari Sdr Sobri (Terpidana di Lapas Muara Bungo) yang dilakukan dengan menggunakan telepon genggam melalui seseorang kurir atau orang suruhannya Sdr SOBRI pada Hari Kamis tanggal 10 Mei 2017 pukul 24.00 Wib di wilayah Sungai Rengas, sebanyak 82 butir dengan jumlah pembayaran sebesar Rp. 20.500.000,- (dua puluh juta lima ratus ribu rupiah). Terdakwa juga mengakui telah menjual beberapa kali Narkotika tersebut, kepada beberapa orang.
Atas perbuatan Terdakwa oleh Majleis Hakim PN Muara Bulian menghukum Terdakwa selama 17 tahun penjara sesuai dengan tuntutan Billie C. Sitompul, Jaksa Penuntut Umum Kajari Batang Hari.  Menyatakan Terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana.
“Dengan permufakatan jahat tanpa hak melakukan jual beli narkotika golongan I yang beratnya melebihi 5 gram, dan menjatuhkan Pidana 17 Tahun penjara, ditambah dengan denda 1 Miliyard rupiah, subsidair 6 bulan Penjara, dan Mobil Terdakwa tersebut dirampas untuk Negara”, demikian tegas Derman P. Nababan, seraya mengetuk palu.
Keadaan yang memberatkan, Terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba dan jumlah barang bukti cukup besar, sedangkan yang meringankan Terdakwa mengakui terus terang perbuatannya dan sopan selama persidangan. Atas putusan Majelis Hakim tersebut, Terdakwa terlihat lemas, dan setelah konsultasi dengan Penasihat Hukumnya Nasrun Hasibuan, Terdakwa menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut. (her)

LEAVE A REPLY