PT. TAL Dilaporkan LSM ke PN Tebo dan Kejari Tebo

0
217

Muaro Tebo, FAKTA.CO – Diduga mengulangi perbuatannya pada masa hukuman percobaan atas tindak pidana yang dirumuskan dalam Pasal 9 Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Hutan, LSM LPI TIPIKOR RI Tebo mendesak Pengadilan Negeri dan Kejari Tebo untuk segera menahan Manajer Operasional PT. TAL Tebo sebab Tahun 2016 divonis Pengadilan Tebo dengan hukuman percobaan dan denda milyaran rupiah.

LPI  TIPIKOR RI Tebo Afriansyah dalam keterangannya pada FAKTA.CO, Minggu (08/10) mengatakan bahwa berdasarkan putusan PN Tebo Nomor 76/Pid.sus-LH/2016/PN Mrt, Cipriano Purba SP,MP alias Purba bin Salmen Purba dinyatakan bersalah dijatuhi pidana penjara selama 1 tahun dan denda 1 milyar, jika denda tidak dibayar diganti dengan kurungan selama 6 bulan. Pidana tidak dijalani kecuali kemudian hari ada putusan hakim menentukan lain disebabkan karena melakukan lagi pidana sebelum masa percobaan selama 2 tahun berakhir.

“Dio (Cipriano Purba, red) tahun 2016 sudah divonis hukuman percobaan selama 1 tahun dan denda Rp 1 milyar, bila tidak bayar ganti kurungan 6 bulan. Namun pidananya tidak jalan asal tidak ngulang lagi. Nah baru-baru ini dio melanggar”terang Afriansyah.

Lanjut Afriansyah,  hasil temuannya di bulan Agustus 2017 ada puluhan hektar terbakar di Divisi I PT. TAL. Dokumentasi saat kebakaran sudah dikantongi pihaknya sebagai barang bukti.

“Di Divisi I PT. TAL ada puluhan hektar yang terbakar sekitar bulan Agustus lalu, foto-fotonya ado saya simpan sebagai bukti”terus Afriansyah.

Temuan mereka menjadi dasar untuk mendesak Pengadilan Negeri Tebo dan Kejaksaan Negeri Tebo untuk menindaklanjuti pelanggaran aturan yang sama saat masa percobaan.

“saya ke Pengadilan Tebo dan Kejari Tebo melaporkan hasil temuan di PT. TAL, saya mendesak agar ditindaklanjuti.”tutupnya.

Sementara itu Cipriano Purba membantah apa yang dilaporkan Afriansyah. Peristiwa kebakaran bukan di lahan PT. TAL tapi api berasal dari kebun masyarakat yang menjalar ke lokasi perusahaan.

“Foto kebakaran itu bukan dari Perusahaan tapi dari warga dan menjalar ke area perusahaan.” ujar Cipriano

Saat kebakaran perusahaan dan kepolisian langsung memadamkan sehingga tidak meluas. Luasnya pun tidak seluas yang dituduhkan dan menilai tuduhan Afriansyah keliru.

“saat itu ada kepolisian juga langsung madamkan jadi gak kemana-mana, luasnya cuma berapa hektar, mereka salah.”jelas Cipriano.(FI)

LEAVE A REPLY