Melawan, Perampok dan Pemerkosa Anak di Bawah Umur di Tembak Polisi

0
56
ilustrasi

Medan, FAKTA.CO – Tim Sat Reskrim Polres Asahan terpaksa bertindak tegas terhadap RS pelaku perampokan dan pemerkosaan anak di bawah umur, Rabu,2 Agustus 2017 kemarin.

Sat Reskrim Polres Asahan menembak RS (21) warga Desa Sei Sijawi-Jawi Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu perampok sepedamotor sekaligus pemerkosa anak di bawah umur saat berboncengan dengan pacarnya DP (17) di areal perkebunan PT BSP Pondok Kucingan Kelurahan Lestari Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan, Minggu (30/7) sekitar pukul 21.45 WIB.

Informasi dari Polres Asahan, peristiwa itu bermula ketika Bunga dan DP duduk di taman Jalan Mahoni Kisaran. Tiba-tiba, RS dan temannya YG (DPO) mendatangi mereka serta menuduh korban berbuat mesum. Selanjutnya, RS mengeluarkan pisau dari pinggangnya sambil mengancam dan menyuruh Bunga naik ke sepedamotor rekannya YG, sedangkan RS berboncengan dengan DP menggunakan sepedamotor DP. Sampai di TKP, YG menyuruh Bunga turun lalu meninggalkan kedua korban bersama RS.

Kemudian, RS memerintahkan kedua korban membuka baju dan celana untuk seterusnya menyuruh DP menjauh dari Bunga. Lalu, RS memperkosa Bunga sebanyak dua kali yang diterangi sinar lampu yang dikendarai YG. Usai memperkosa, RS mengambil satu HP serta uang Rp 50 ribu milik DP dan kedua pelaku kabur membawa sepedamotor Yamaha Mio milik DP. Kedua korban, akhirnya membuat laporan ke Polres Asahan.

Pada Minggu (31/7), Kasat Reskrim,Bayu didampingi Kanit Jatanras Ipda M Khomaini STK, pihaknya melakukan penyelidikan dan memperoleh informasi keberadaan pelaku di Desa Sijabut Kecamatan Air Batu. Senin (1/8) pengintaian dilakukan dan kedua pelaku keluar rumah mengendarai sepedamotor Honda Revo warna hitam.

Petugas lalu menabrak pelaku hingga terjatuh. YG berhasil melarikan diri, sedangkan RS mengeluarkan pisau saat akan ditangkap sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas.

”Pelaku kita “dor” karena melawan menggunakan pisau saat akan diamankan,” kata Kasat Reskrim AKP Bayu Putera Samara SIK , Rabu (2/8).

Dari pelaku disita barang bukti berupa satu unit sepedamotor Honda Revo warna hitam, satu unit sepedamotor Yamaha Mio warna biru dan satu handphone.

Terhadap tersangka dikenakan pasal 81 ayat (1) jo pasal 76D UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) ke 2e dari KUHPidana.(ono)

Sumber : Divisi Humas Mabes Polri

LEAVE A REPLY