Lestarikan Hutan, Wagub Pesan Masyarakat Untuk Tidak Buka Lahan Baru dengan Membakar Hutan

0
67

Jakarta, FAKTA.CO – Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum menghimbau masyarakat dan seluruh pihak terkait untuk melestarikan hutan. Hal itu disampaikan oleh Wagub dalam Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2017 Tingkat nasional yang dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, H.Joko Widodo (Jokowi), bertempat di Plaza Ir.Soedjono Soerjo, Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (02/08/2017) pagi.

Dalam Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2017 yang mengambil tema “Connecting People to Nature” (Menghubungkan Manusia dengan Alam), Presiden Jokowi memberikan penghargaan bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan secara simbolis kepada perorangan, kelompok, kepala daerah serta sekolah yang turut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Wagub menyampaikan, sesuai dengan pesan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo kepada seluruh provinsi yang ada di Indonesia, untuk memperhatikan pengelolaan hutan yang ada di daerahnya serta menjaga dan memelihara hutan dengan baik.

“Kita harus lebih baik lagi dalam melakukan pengelolaan hutan dan menjaga kelestarian lingkungan di sekitar kita. Saya berharap pada tahun yang akan datang Provinsi Jambi bisa juga meraih penghargaan di bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan seperti provinsi lainnya. Jangan merasa berkecil hati karena masih ada waktu untuk memperbaiki itu semua,” ujar Wagub.

Wagub berpesan kepada seluruh masyarakat Jambi dan semua pihak yang terkait untuk selalu bekerjasama dalam melakukan pengelolaan hutan dengan lebih baik lagi dan tidak lupa pula untuk menjaga kelestarian lingkungan, yang bisa dimulai dari menjaga lingkungan rumah tangga agar terlihat lebih bersih, rapi dan asri.

Lebih lanjut, Wagub menambahkan, terkait masalah kebakaran hutan dan lahan yang ada di Provinsi Jambi, untuk saat ini ada terlihat titik api tetapi tidak terlalu banyak dan masih bisa ditanggulangi. “Saya berpesan kepada masyarakat untuk tidak lagi membuka lahan dengan membakar hutan, karena dampak negatifnya sangat besar, apalagi sekarang sudah memasuki musim kemarau. Jangan lagi kejadian kabut asap seperti tahun 2015 terulang kembali. Untuk itu, marilah kita sama-sama menjaga itu semua,” tutur Wagub.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan, selama bertahun-tahun pengelolaan hutan di Indonesia belum ada perubahan yang mengarah ke lebih baik lagi, dalam melaksanakan pengelolaan hutan, jangan berbasis rutinitas dan monoton, namun harus ada terobosan yang baru agar lebih baik lagi. “Jangan pernah kita berfikir linear dan monoton, sehingga dalam sekian tahun ini pengelolaan hutan kita ada posisi yang monoton, tidak ada terobosan serta tidak adanya pembaharuan,” ujar Jokowi.

“Kita perlu melakukan sebuah koreksi yang besar, mesti adanya corrective action agar ada sebuah terobosan dan sesuatu yang baru, sehingga pengelolaan hutan bisa lebih baik lagi. Rumuskan pemikiran-pemikiran yang baru agar pengelolaan hutan secara konsisten bisa dikerjakan secara terus-menerus. Kita bisa mencontoh negara Swedia dan Finlandia yang pengelolaan hutannya sudah lebih baik,” kata Jokowi.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr.Ir.Siti Nurbaya Bakar,M.Sc mengatakan, pada acara puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun 2017 ini, diserahkan penghargaan kepada stakeholder lingkungan yang telah berperan penting dalam melestarikan lingkungan hidup. Penghargaan juga diberikan kepada daerah yang menyelesaikan masalah-masalah lingkungan seperti daerah yang good government, daerah yang mengatasi kebakaran hutan serta pencemaran lingkungan. (ono/adv/hms).

LEAVE A REPLY