Akhirnya, Nenek Galu yang Tinggal 5 Lima Tahun di Poskamling Desa Sinar Kalimantan Dapat Bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Tanjabtim

0
704
Penyerahan Bantuan dilakukan secara simbolis oleh Dinas Sosial Kab Tanjabtim..foto-mulyadi

Mendahara,FAKTA.CO – Mengetahui dari sejumlah media terkait adanya salah seorang warga Desa Sinar Kalimantan yang menempati poskamling selama kurang lebih lima tahun dengan kondisi yang mengenaskan, Dinas Sosial Kabupaten Tanjabtim bergerak cepat.

Ini terbukti sehari setelah FAKTA.CO memberitakan keadaan nenek Galu yang sudah renta tersebut, sejumlah pihak langsung bergerak untuk membantu nenek yang tinggal bersama kedua anaknya itu.

Dinas Sosial Tanjabtim datang langsung ke lokasi di mana nenek Galu tinggal.Saat itu juga tim dari Dinas Sosial Tanjabtim memberi bantuan berupa sembako, pakaian hingga sarana lainnya, Selasa 18 Juli 2017.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanjabtim, Luthpiah menuturkan kepada awak media ini,penyerahan bantuan tersebut merupakan solidiritas bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga miskin.” Tentunya ini dapat membantu dan meringankan nenek Galu dan juga kita berharap bantuan ini dapat mempergunakanya sebaik mungkin, ” sebutnya.

Kepala Desa Sinar Kalimantan Hasanuddin mengatakan, memang benar nenek(Galu-red) lebih kurang 5 tahun menempati poskamling tersebut sebagai tempat tinggal bersama dua orang anaknya.”Nenek Galu sebenarnya buka asli penduduk sini. Dia berasal dari Desa Sungai Kerang,Riau. Jadi di sini, nenek Galu ikut anaknya yang kerja sebagai buruh nelayan,”ungkap Hasanuddin.

Mereka sendiri, lanjut Hasanuddin, tidak memiliki surat pindah atau surat pengantar dari desa tersebut. ”Jadi, bukan berarti pemerintah desa membiarkan nenek ini,secara terlunta lunta, tentunya berdampak administrasi kepemerintahan desa,” jelasnya.

Apalagi sebelumnya anaknya yang berada di kota Jambi,bermaksud menjemput nenek tersebut. Hanya saja nenek Galu bersama kedua anaknya bersikeras untuk bertahan tetap tinggal di poskamling.

Sementara Camat Mendahara,Abdul Rozak membenarkan, sejauh ini pemerintah desa memang selalu kesulitan untuk melakukan pendataan. Sebab untuk menjadi warga Kabupaten Tanjabtim minimal memiliki surat pindah dari kabupaten lainya. Apalagi status nenek tersebut merupakan warga Desa Sungai Kerang,”ungkapnya. (Mul/ono)

LEAVE A REPLY