Anggota Polres Tanjabtim dan Polda Jambi Datangi SMK Bagimu Negeri, Ini Tanggapan Kapolres dan Ketua Yayasan Santi Wirda

0
796
Kondisi SMK Bagimu Negeri beberapa waktu lalu. Namun, kabarnya kondisi terakhir bangunan gedung SMK tersebut telah di kerjakan oleh pihak yayasan

Nipahpanjang, FAKTA.CO – Kasus dugaan mangkraknya pembangunan SMK Bagimu Negeri yang berlokasi di Desa Sungai Jeruk Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjabtim, Jambi terus bergulir.

Ini terbukti, sejumlah anggota Polres Tanjabtim dan Polda Jambi mendatangi gedung SMK yang di kelola oleh yayasan Pengabdian Bagimu Negeri, Sabtu 17 Juni 2017 tadi pagi.

Informasi yang di peroleh FAKTA.CO rombongan tim dari Polres Tanjabtim dan Polda Jambi di dampingi oleh Ridwan dari pihak yayasan. Namun sayangnya FAKTA.CO tidak bisa mengorek informasi dari tim yang mendatangi lokasi pembangunan gedung SMK Bagimu Negeri tersebut.

Kapolres Tanjabtim AKBP Marinus Marantika Sitepu saat di konfirmasi mengatakan tidak mengetahui jika anggotanya ada yang pergi untuk meninjau gedung SMK Bagimu Negeri dalam rangka penyelidikan.”Maaf saya tidak tahu. Tapi nanti coba saya konfirmasi ke Kasat Reskrim soal itu,”kata Kapolres.”Selesai upacara tadi pagi, saya langsung ada acara lainnya. jadi saya belum tahu soal anggota saya ke Nipah Panjang tersebut,”ungkap Kapolres.

Untuk mengorek lebih dalam soal kedatangan anggota Polrres Tanjabtim dan Polda Jambi itu, FAKTA.CO mencoba mengkorfirmasi ke ketua yayasan Pengadian Bagimu Negeri, Santi Wirda. Santi Wirda sendiri membenarkan jika anggota Polres Tanjabtim pada hari ini akan datang ke SMK tersebut.”Benar mereka(anggota Polres-red) akan datang. Sebelumnya mereka telah menyurati ke saya,”kata Santi Wirda melalui sambungan telepon genggamnya kepada FAKTA.CO.

Namun, Santi Wirda menyebutkan dirinya tidak berada di tempat karena dia mengaku sedang di luar kota.”Saya sedang di Bogor. Saya sedang kuliah,”ujar Santi Wirda. Dalam percakapan dengan FAKTA.CO Santi menegaskan bukan kapasitas dia soal kedatangan anggota Polres Tanjabtim tersebut.”Saya kan orang di luar sistem. Saya hanya selaku pengurus yayasan. Dan itu urusan kepala sekolah,”tandas Santi Wirda.(ono)

LEAVE A REPLY