Gubernur Imbau Masyarakat Agar Berhati-hati Dalam Berbelanja

0
128

JAMBI, FAKTA.CO – Gubernur Jambi Zumi Zola mengimbau masyarakat selalu berhati-hati saat berbelanja, sebelum membeli bahan makanan saat Ramadhan dan Lebaran tahun 2017. Masyarakat harus aktif dalam melaporkan kepada Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) jika menemukan makanan yang kadaluwarsa dan mengandung zat berbahaya.

Imbauan itu disampaikan Gubernur Zola terkait temuan BPOM Jambi adanya terasi yang memakai zat pewarna berbahaya mengandung bahan kimia jenis Rhodamin yang di dapat dari Toko Distributor Terasi, di Jalan Ir. Sutami, Kelurahan Orang Kayo Hitam, Kecamatan Pasar Jambi, Kota Jambi, Jumat (9/6).

Gubernur Zola mengatakan terasi yang mengandung bahan pengawet dan pewarna jenis Rhodamin biasanya hanya digunakan untuk pewarna tekstil, bukan untuk makanan. Jika dikonsumsi berdampak buruk bagi tubuh. Bisa menyebabkan kanker dan penyakit lainnya.

Terkait dengan produk makanan jenis penyedap yang ditemukan, Zola menjelaskan sesuai dengan prosedur hukum, diberikan sanksi administrasi, dan pemberian surat peringatan kepada pengusahannya. “Kasus ini akan di BAP dan nanti kita dorong keranah hukum, karena ini penipuan sangat membahayakan masyarakat,” tegas Zola, Jumat (9/6).

Kepada masyarakat, Zola berpesan kalau beli terasi liat dari warnanya kalau warnanya mencolok harus waspada dan hati-hati. Selain itu, Zola juga berharap, masyarakat sebagai konsumen dalam menghadapi bulan Ramadhan dan Idul Fitri, harus lebih cerdas memilih produk makanan yang akan dikonsumsi. Karena sangat jelas, disetiap produk ada tanda label yang bisa dilihat.

Sebelumnya, sidak yang dilakukan BPOM menemukan terasi yang memakai bahan pewarna berbahaya. Untuk memastikan hal itu, tim kemudian melakukan uji laboratorium. Berdasarkan hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh BPOM, terasi tersebut mengandung bahan pengawet dan pewarna jenis Rhodamin B.

Dari hasil tim sidak menemukan masih ada 14 karung berisi terasi udang, dengan berat 80 kg per karungnya yang belum disalurkan kepada konsumen. BPOM selalu turun memeriksa terhadap peredaran makanan dan minuman yang berbahaya di masyarakat untuk memastikan apa yang dikonsumsi masyarakat aman. (yan)

LEAVE A REPLY