Zumi Zola : Pemerintah Perjuangkan Candi Muara Jambi Masuk Warisan Dunia

0
87

Muaro Jambi, FAKTA.CO – Gubernur Jambi, H. Zumi Zola Zulkifli, S.TP, MA menyatakan kesiapan Provinsi Jambi untuk menjadikan candi Muaro Jambi sebagai warisan dunia.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jambi bersama Pemerintah Muaro Jambi, Pemerintah Pusat, dan seluruh pihak terkait terus berupaya memperjuangkan agar Candi Muara Jambi menjadi warisan dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur pada acara Festival Candi Muaro Jambi yang Dirangkaikan dengan Perayaan Hari Waisak, Kamis (11/5) bertempat di Kawasan Percandian Muara Jambi,Kabupaten Muaro Jambi.

Zola mengatakan, dua agenda yaitu perayaan Waisak yang dipadukan dengan Festival Candi Muaro Jambi juga merupakan bagian dari upaya memperjuangkan supaya Candi Muara Jambi menjadi warisan dunia.

”Rangkaian kegiatan ini ada dua yang dimulai kemarin pagi sekitar jam tiga pagi, kita lepaskan lampion, walaupun hujan masyarakat tetap semangat untuk mengikuti, dan hari ini pembukaan festival candi Muaro Jambi, ada kuliner UMKM, ada tampilan budaya dari kabupatan/kota. Dan dari perkembangannya bagus, hari ini hadir 100 lebih bhiksu umat Budhanya, ada 6.000 orang dan wisatawan ada dari Palembang, Jakarta bahkan Malaysia,” jelas Zola.

Zola berharap, ke depan acara ini bisa dilakukan secara tahunan dan bajkan bisa dijadikan even internasional.

“Banyak sekali potensi yang bisa dikembagkan di Jambi ini contohnya di Merangin ada geopark, Festival Danau Kerinci dan semua ini bisa mengangkat nama Jambi,” ujar Zola.

Zola mengungkapkan, untuk menjadikan candi Muara Jambi sebagai warisan dunia, harus bersaing dengan yang lainnya bukan hanya Indonesia tetapi juga dengan negara lain.

“Sejak 2009 kita telah berupaya dengan membentuk tim khusus dan pertimbangan candi Muaro Jambi menjadi warisan dunia adalah dari sisi sejarah, budaya, dan seni yang kuat sekali. Tim khusus ini terus berjuang dan kita terus belajar mendalami ,mana yang kurang kita lengkapi,” ungkap Zola.

Zola menyampaikan, tidak banyak di dunia ini yang bisa ditemukan keunikan dan luasan seperti yang dimiliki oleh candi Muaro Jambi.

“Sayang kalau kelebihan dan keindahan serta keunikan ini, tidak kita daya gunakan untuk melestarikan budaya, adat, dan tradisi masyarakat candi Muaro Jambi. Dengan peringatan Waisak bersama yang dirangkaikan dengan Festival Candi Muaro Jambi ini, selain memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pemanfaatan kawasan cagar budaya nasional Muaro Jambi, juga diharapkan dapat melestarikan dan mempertahankan kebanggaan kita pada nilai dan seni budaya,” terang Zola.(cr-01/adv)

LEAVE A REPLY