Kerap Memeras Warga, Oknum Wartawan Ditangkap Tim Saber Pungli

0
4781
Foto: Tita Sopandy/Elshinta.com

Purwakarta, FAKTA.CO – Sebanyak empat oknum wartawan di Purwakarta, Jawa Barat ditangkap tim saber pungli Polres Purwakarta di salah satu rumah makan di Jalan Ipik Gandamanah, yang sebelumnya telah memeras sejumlah warga di Purwakarta.

Barang bukti yang diamankan satu unit kendaraan Datsun bernopol D 1282 SAC, HP, uang tunai, baju seragam, dan surat tugas.

Saat ini keempat pelaku terebut berada di Mapolres Purwakarta yaitu berinisial, AYA, GP, AA, dan YBL, seluruhnya merupakan warga Purwakarta.

Baca juga – Oknum Wartawan yang Ditangkap di Purwakarta, Ternyata Targetnya Pasangan Perselingkuhan

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Agtha Bhuana kepada Kontributor Elshinta, Tita Sopandy, Senin (27/3) mengatakan, bahwa para pelaku tersebut merupakan jaringan pemeras yang sudah terorganisir dengan masing-masing pelaku mempunyai tugasnya masing-masing dengan target, khusus pasangan perselingkuhan.

Adapun modus operandi yang dilakukan para pelaku yaitu terhadap tamu-tamu hotel, baik tamu hotel yang terdapat di Purwakarta maupun di daerah Subang, Jabar.

Pelaku dengan memotret target baik akan masuk maupun keluar hotel, kemudian membuntuti dan mendatangi rumahnya para korban.

Mereka telah melakukan aksinya selama lima kali dengan mengancam para korban agar menyerahkan uang antara Rp20-100 juta, apabila perselingkuhanya tidak ingin dimuat di media.

Sementara pada aksi kali ini pelaku dilaporkan salah satu warga yaitu, Eli Heliawati (40) warga Perum Dian Anyar Rt 008/012 Kelurahan Cisereuh, Purwakarta, karena melakukan pemerasan terhadap korban dengan mengaku sebagai wartawan dan memperlihatkan sebuah tabloid yang memuat foto korban serta disebut tengah berselingkuh, lalu para pelaku meminta uang sebesar Rp35 juta apabila foto perselingkuhanya tidak ingin disebar luaskan.

Korban hanya menyanggupi Rp15 juta dengan dibayar dicicil, pada tahap pertama korban menyerahkan uang cicilan sebesar Rp2 juta dan sepakat diserahkan di salah satu rumah makan Jalan Ipik Gandamanah, Purwakarta, namun para pelaku ketika menerima uang tersebut langsung ditangkap oleh tim saber pungli Polres Purwakarta.

Pengakuan salah satu pelaku AA, bahwa pemerasan tersebut telah berlangsung selama lima bulan dan diakuinya sebagai intruksi dari pimpinan, bahkan sebelum turun kelapangan dibekali dulu dengan pelatihan itu, setelah mendapat hasil dari pemerasan diharuskan setor terhadap pimpinannya.

Para tersangka menurut Agtha, dijerat pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman sembilan tahun penjara.
Sumber : Elshinta.com

LEAVE A REPLY