Melihat Potensi Pariwisata Kota Makassar

0
153
Paantai Losari. Kota Makassar di malam hari./foto-ono

Pantai Losari Menjadi Andalan Penarik Wisatawan

FAKTA.CO – Geliat pembangunan Kota Makassar tampak terasa saat kita menginjak kaki pertama kali di Bandara Internasional Sultan Hasanudin. Berbagai sektor terus di genjot oleh pemerintah yang dipimpin oleh Sahrul Yasin Limpo. Salah satunya bidang pariwisata.Berikut laporan hasil kunjungan media ini ke Makassar beberapa waktu lalu.

BUDHIONO – MAKASSAR

Jarum jam menunjukkan pukul 17.00 wib, tiket Lion Air yang akan membawa media ini belum juga terlihat di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Namun, tak berapa lama dari bagian informasi pihak bandara memberitahu jika penerbangan ke Makassar dengan penerbangan dengan pesawat Lion delay atau diundur hingga pukul 18.30 wib. Sontak seluruh penumpang pesawat tersebut berteriak..huuu.

Perjalanan ke Makassar jadi sangat menarik bagi media ini. Karena, ini pertama pergi ke tempat kelahiran Wakil Presiden RI Yusuf kalla. Akhirnya, pukul 18.10 pihak Lion Air memberitahu penumpang untuk segera memasuki pesawat. Ratusan penumpang tampak bergegas menuju petugas tiket untuk bisa menuju tempat pesawat parkir. Terlihat saling berebutan masuk antar penumpang. Dan,tampak saling berdesakan.

Dari pengakuan awak pesawat, ternyata ada pergantian pesawat yang akan membawa media ini ke Makassar.’’Ya, mas ada pergantian pesawat. Kalau menunggu pesawat sebenarnya,berangkatnya bisa jam 10 malam.Makanya di ganti dengan pesawat dari Medan,’’kata si awak pesawat Lion tersebut.

Dari pengakuan sebagian penumpang, mundurnya jam penerbangan menuju Makassar sudah sering kali terjadi.Dan, menurut mereka lagi, itu adalah hal yang biasa.’’Udah nggak kaget lagi kami mas,’’kata Veby, warga Makassar.
Dari penuturan Veby, geliat pembangunan kota Makassar dalam beberapa tahun ini sangat terasa. Dan, itu sangat dirasakan oleh warga Makassar termasuk juga dirinya.’’Pokoknya banyak peningkatannya mas,’’ujar wanita kelahiran Ambon itu.’’Tak terkecuali bidang pariwisatanya.

Jam menunjukkan pukul 11.30 wita burung besi mulai menjejakkan kakinya di landasan pacu bandara Sultan Hasanuddin.Memang antara Jakarta dan Makassar terjadi perbedaan waktu sekitar 1 jam.
Bandara Sultan Hasanuddin melakukan renovasi di sejumlah tempat.Tampak perbaikan disana sini.

Makassar identik dengan pantai Losari. Losari adalah icon-nya kota Makassar. Dan merupakan kebanggaan warga disana.Pantai Losari terletak di pusat kota Makassar.Tepatnya sebelah barat Kota Makassar. Di pantai itulah, di jadikan oleh sebagian warga untuk menghabiskan waktunya sembari menikmati pemandangan jelang matahari tenggelam yang sangat indah.

Jika sore menjelang, pantai Losari sudah dipadati wisatawan baik lokal maupun luar daerah. Sejumlah pedagang souvenir terlihat bersiap membuka lapak dagangannya. Berbagai souvenir dijual disana. Seperti baju kaos yang bergambar pantai Losari, serta gelang,cincin dan lainnya yang berciri khas Makassar.

Jelang malam, pantai Losari mulai padat di kunjungi wisatawan. Sebagian dari mereka tampak mengambil moment yang pas untuk berfoto.’’Untuk kenang-kenangan bang, mumpung di Makassar puas-puasin berfotonya,’’kata Deto, warga Bekasi Jawa Barat, sembari memotret teman-temannya.
Banyaknya pengunjung pantai Losari, ternyata membawa berkah bagi penduduk setempat. Mereka menjajakan berbagai makanan dan minuman di tempat tersebut. Belasan pengamen hilir mudik menjajakan suaranya. Rata-rata mereka berusia muda, bahkan ada yang masih pelajar SMA.

Pemerintah setempat, tutur Vebi, salah seorang warga Makassar, begitu peduli akan aset yang mereka miliki. Ini terbukti sejumlah tempat tampak dibangun dan direnovasi. Sejumlah tempat publik dibangun.’’Walaupun saya bukan asli Makassar, tetapi saya bangga dengan kota Makassar,’’ucap Vebi dengan nada bangga.(ono)

LEAVE A REPLY